Mundurnya Moral Manusia oleh Sistem Kapitalis -dmh
Saya menulis tulisan ini terinspirasi dari salah satu Hadis yang diriwayatkan oleh Thabrani “Barang siapa yang bangun di pagi hari dan hanya memperhatikan masalah dunianya, maka orang tersebut tidak berguna disisi Allah. Barang siapa tidak pernah memperhatikan urusan kaum muslimin yang lain, maka mereka tidak termasuk golonganku”
Lalu apa hubungannya hadis itu dengan keadaan kita saat ini? Mari kita bahas!!!
Disadari atau tidak, dunia saat ini sedang dijajah oleh ideologi kapitalis. Berakhirnya sistem kepemimpinan islam pada tahun 1924 dan runtuhnya komunis di akhir tahun 80-an, ideologi kapitalis-sekuler terus di sebar ke seluruh penjuru dunia, khususnya kepada negara-negara yang mayoritas berpenduduk muslim. Hal ini mengakibatkan muncul opini bahwa negeri muslim lebih sukuler dibanding negeri kafir. Hal tersebut disebabkan karena kekuatan ideologi islam tidak lagi diperhitungkan di dunia. Padahal, sejarah telah mencatat bahwa ideologi islam merupakan satu-satunya ideologi yang pernah mengusai dunia selama ratusan tahun.
Namun, tak dapat kita pungkiri bahwa saat ini islam lemah disegala bidang. Umat tak kuasa menahan serbuan pemikiran dan budaya yang bertentangan dengan akidah islam. Secara sistemik, seluruh aspek kehidupan telah terpengaruh oleh ideologi asing sehingga lahirlah bentuk tatanan kehidupan yang jauh dari nilai-nilai agama. Buktinya , di bidang perekonomian telah berkembang ekonomi kapitalis. Dalam bidang politik telah berkembang prilaku politik pragmatis, kompromis, dan oportunis. Di bidang budaya, umat islam cenderung berprilaku hedonis. Dalam kehidupan sosial pun telah membentuk pola kehidupan masyarakat yang egoistik dan individulistik. Bahkan lahir sikap beragama yang sinkretistik dan sistem pendidikan yang materialis.
Dalam sistem pendidikan hanya terfokus pada kualitas produk sistem tersebut. Sistem pendidikan yang terpengaruh ideologi kapitalisme-sekuler, tidak akan memberikan ruang yang cukup bagi agama. Karena agama dianggap sebagai suatu yang tidak penting dalam kehidupan. Sehingga sistem pendidikan yang seperti ini, hanya akan mencetak generasi yang pandai secara akademis tapi dangkal dalam pemahaman agama. Dengan sistem yang demikian kita hanya akan menjadi manusia yang sukuleristik, materialistik,opurtunistik,dan individualistik.
Dengan demikian, kita sebagai kaum terpelajar dengan kekuatan intektual yang dimiliki harus memiliki menunjukkan sikap peka dan peduli terhadap keadaan masyarakat disekitar khusunya umat muslim. Kaum terpelajar sebagai bagian dari perubahan masyarakat dituntut untuk menyelamatkan masyarakat dari virus ideologi yang merusak dan menyengsarakan umat. Kita sama-sama harus berjuang melawan para penjajah yang menyerbu umat ini dengan berbagai macam pemikiran dan budaya yang akan merusak tatanan kehidupan dalam berbagai bidang.
Diakhir tulisan, saya sedikit berbagi cerita, beberapa bulan yang lalu saya pernah berdiskusi dengan salah satu dosen dikampus saya, beliau memaparkan keadaan indonesia ditahun 2045 dengan optimis beliau menjelaskan bahwa indonesia akan mencapai era ke-emasannnya. Dengan tegas saya menyanggah apa yang beliau sampaikan, saya katakan “Indonesia di tahun 2045 tidak akan pernah maju Pak, apa yang bapak katakan itu baru fiktif dan penyampaian fiktif memang selalu terdengar indah. Sekarang ini negara tidak butuh cerita fiktif. Tengoklah secara realistik. selama di negara ini masih banyak orang pintar yang kerjanya membodohi orang-orang bodoh Bulshitt semua yang mengatakan indonesia ini akan maju!!Otaknya hanya berpikir sudah memberikan apa masyarakat dan negara kepada saya bukan sebaliknya. terkikis semua budaya kita dengan budaya-budaya asing, kaderisasi yang hancur termakan budaya-budaya asing, miris indonesia seperti ini terus.”ucap saya melalu voice whatsapp yang saya kirim ke dosen saya.
Terimakasih sudah membaca tulisan hasil orang yang masih awam ini.. semoga menjadi renungan..

0 Response to "Mundurnya Moral Manusia oleh Sistem Kapitalis -dmh"
Posting Komentar