Cara Memukul Mundur Penyebaran Virus Covid-19

HIRUK PIKUK KEPANIKAN MENGHADAPI KASUS COVID-19 DI INDONESIA




Oleh : Deden Miftahul Hidayat


Hari ini Dunia sedang digemparkan oleh salah satu penyakit menular yang terjadi yaitu disebabkan Oleh Virus Novel Coronavirus  yang sering disebut dengan Virus Corona. WHO sendiri memberikan nama pada penyakit yang ditimbulkan oleh virus ini adalah Corona Virus disease 2019 (Covid 19)

WHO menyatakan bahwa penyakit ini dilaporkan pertama kali ditemukan di Wuhan, China pada tanggal 31 Desember 2019 dan menyebar keseluruh Dunia sehingga dinyatakan sebagai 
Pandemi, pada hari ini (Senin, 23 Maret 2020) tercatat sebanyak 159 negara termasuk indonesia sudah terjangkit virus ini dengan kasus terkonfirmasi 244,525 kasus, 86,032 sembuh dan 10,031 orang meninggal. (Sumber, covid 19.co.id)

Di indonesia terkonfirmasi bahwa adanya kasus covid-19 sejak 2 maret 2020 
sebanyak 2 kasus posistive covid yang diumumkan oleh presiden Joko Widodo. Hingga tanggal  23 Maret 2020 kasus terkonfirmasi positif corona di indonesia sebanyak 514 kasus (Sumber, Covid 19.co.id). Salah satu upaya pemerintah dalam menghadapi kasus covid 19, pemerintah indonesia  menerapkan kebijakan Social distancing (pembatasan sosial).


Jakarta- seputar penyebaran virus Covid 19- yang saat ini tengah banyak diperbincangkan dan beredar luas di sosial media maupun elektronik menimbulkan kecemasan yang luar biasa dilingkungan masyarakat. Virus Corona sudah menginfeksi hingga 159 negara, termasuk indonesia semakin hari semakin memeprihatinkan, timbulnya isu-isu dan berita-berita yang beredar luas di masyarakat, tanpa mendalami informasi tersebut membuat Masyarakat salah persepsi atas kasus Covid 19 ini,  kurangnya Literasi di masyarakat menyebabkan mudahnya termakan hoax sehingga terjadi konflik dengan saling adu argument, terlebih setelah pemerintah menerapkan kebijakan social distancing yang membatasi masyarakat untuk berkegiatan sosial terutama dalam peribadahan. Membuat masyarakat terpecah terbagi dua, ada yang setuju dan ada yang tidak setuju. Menyikapi masalah tersebut, pada akhirnya kembali kediri masing-masing untuk memahami kasus tersebut, jangan hanya membaca judul berita yang beredar saja, sebab hakikatnya Ilmu dan agama itu saling menyatu, Ilmu tanpa agama adalah pincang dan agama tanpa ilmu adalah buta. Daripada kalian ribut di media sosial yang justru menyebabkan masalah semakin rumit, lebih baik pahami dan dalami secara ilmu dan agama untuk mencari dan mengkaji suatu kebenaran.

Di indonesia sendiri pada saat ini beberapa pasien dinyatakan posistif terjangkit Virus Corona sudah ada 514 kasus terkena covid, 29 orang dinyatakn sembuh, sementara 48 orang meninggal dunia. Hal ini dikarenakan tidak semua orang yang sudah terinfeksi akan langsung memperlihatkan gejala-gejala awal dari virus corona.

Virus ini ditularkan antar manusia melalui droplet dari batuk atau bersin, kontak kulit, atau setelah memegang tempat yang terpapar virus tersebut, virus ini bisa bertahan di benda mati pada suhu kamar selama 4-8 hari, sehingga penyebarannya begitu cepat. Gejala infeksi pernafasan akibat akibat virus Corona secara umum yaitu demam, sesak, suasah bernafas, diikuti gejala lain seperti nyeri sendi, letih, mual, muntah, dan penurunan nafsu makan, dibutuhkan 2 sampai 14 hari sampai orang yang sudah terinfeksi tersbut mengeluarkan tanda-tanda atau ciri-ciri virus Corona. Selamat tenggang waktu tersebut bisa saja orang-orang yang terinfeksi tanpa sadar menularkannya kepada orang lain.

Saat ini pemerintah sedang melaksanakan tes massal menggunakan sampel darah untuk memeriksa immunoglobulin sebagai skrining awal. “Tujuan tes massal agar secepat mungkin menumukan kasus positif, kemudian kemudian dilakukan isolasi guna mencegahnya sumber penularan pada masyarakat.

Oleh sebab itu masyarakt dihimbau melakukan upaya tindakan pencegahan penyebaran virus tersebut dengan kembali ke modal dasar melawan virus yaitu meningkatkan imunitas tubuh kita, dengan menerapkan prilaku hidup bersih (PHBS) untuk menghindari infeksi Covid-19 yaitu dengan menjaga kesehtan dan kebersihan, dan rekomendasi dasar untuk mencegah penyebaran infeksi adalah dengan mencuci tangan, menutupi mulut dan hidung ketika batuk atau bersin, selain itu juga disaarankan untuk menggunakan masker medis secara rasional.

Kebijakan self distancing dan lockdown yang dilakukan ditengah penyebaran wabah Virus Corona sangat menekan terhadap konsumsi masyarakat dan perekonomian.
Ancaman wabah Covid-19 ‘Lockdown’ sangat mengahambat dan memukul laju bisnis dan ekonomi indonesia secara jangka pendek.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cara Memukul Mundur Penyebaran Virus Covid-19 "

Posting Komentar